SULTAN-SULTAN HARI INI HARUS MENGAMBIL KEMBALI APA YANG MENJADI AMANAH MEREKA UNTUK MEMERINTAH WILAYAH MUSLIM (DAR ISLAM)
Semua Sultan di Nusantara, hari ini harus segara kembali mengambil alih kepemimpinan di nusantara, ketika para kafir penjajah nusantara yang katanya telah ‘memerdekakan’ indonesia, ternyata mereka menanam sistem politik demokrasi, uang kertas dan bank sentral yang tidak lain adalah sistem riba! kita muslim tidak perlu demokrasi dan kepalsuan humanisme, hak asasi manusia, liberalisme, konstitusi, kepalsuan persamaan, kepalsuan kebebasan. bagi yang mengerti apa yang dibicarakan, pastinya setuju bahwa ‘pemerintahan’hari ini hanyalah dagelan, filmnya berjudul demokrasi. sekali lagi hanya untuk yang bisa melihat ilusi demokrasi ini.
inilah akhir jaman, akhir dari sebuah perjalanan dan akan kembalinya Islam sekali lagi. dengan dimulainya:
Sultan harus segera kembali meletakan hukum tertinggi berada pada Allah dan mengikuti sunnah rasulNya, dan memberlakukan kembali shariat islam dalam artian luas, mengumpulkan kembali qadi, fuqaha dan ulama agar mereka menjalankan kembali fungsi mereka.
Sultan-Sultan harus kembali mengambil alih penggunaan seluruh sumber alam yang telah diambli dengan cara-ara rekayasa dan tidak adil oleh korporasi internasional dan lokal para kafir, dan mendudukannya kembali penggunaannya kepada kepentingan muslim nusantara dan muslim dunia.
Sultan perlu segera mengambil alih fungsi alat tukar, dengan menggantikannya kepada koin dinar emas dan dirham perak dan segera memberlakukan pelarangan riba dalam bentuk apapun dalam muamalat kaum muslim dinusantara. diharamkannya uang kertas yang tidak ada harganya.
Sultan harus segera memberlakukan kembali pasar-pasar bebas islam yang didasarkan kepada waqf, semua sarana umum dikembalikan kepada fungsi waqf
Sultan harus segera membubarkan perbankan dan lembaga riba lainnya dan melakukan hukuman berat bagi yang menolak, membangkang untuk mentaati perintah Allah dan sunnah rasulNya
Sultan dan Amir mengumpulkan seluruh laskar-laskar islam dibawah satu bendera, benderanya Rasulullah salallahu alaihi wassalam dan semua komando berada dibawah sultan.
Sultan mulai menarik zakat mal dengan emas dan perak, dan menghilangkan semua pajak-pajak liar.
Sultan mulai mengembalikan kembali fungsi baitul mal, dan dengan segera menunjuk Amir-Amir lokal dari wilayah-wilayah atau dari setiap kaum muslim.
Sultan melindungi kaum dhimmi (non-muslim), dan menarik pajak dari mereka, dan tidak ada seorangpun yang boleh mengganggu mereka tanpa alasan yang jelas.
Sultan di dampingi oleh Shaykh jaman ini. tegaknya kembali dawla islam
Sumber: http://islamhariini.wordpress.com/2008/06/12/semua-sultan-nusantara-harus-bersatu-dan-memimpin-rakyat/
No comments:
Post a Comment